rotifera



Kata Rotifera (Rotifer) berarti hewan yang memiliki roda (Wheeled animals) [rota = roda/wheel, fero = to carry], jika dilihat dengan mikroskop zooplankton ini memiliki semacam roda di dekat (di atas) dikepalanya. Ukuran 40-2500 µm. Phylum Rotifera terdiri atas 3 klas (Seisonidea , Bdelloidea, Monogononta) 120 genus dan spesies yang telah diketahui sekitar 2000 spesies. Dalam budidaya perikanan yang biasa dibudidayakan adalah Brachionus plicatilis dan Brachionis rotundiform.
Klasifikasi:
Phylum: Rotifera
·         Klass : Seisonacea
§  Genus: Seison
·         Klass :Bdelloidea
Contoh: Philodina, Embata, Rotaria
·         Klass : Monogononta
§  Ordo: Ploima
Contoh: Keratella, Synchaeta, Brachionus Chromogaster
§  Ordo: Flosculariacea
Contoh: Testudinella, Floscularia, Conochilus
§  Ordo: Collothecacea
Contoh: Colotheca
Rotifera dicirikan dengan mempunyai bentuk agak silindris, simetri bilateral, jumlah sel yang tetap organ yang bersilia pada kepalanya yang disebut dengan corona, untuk menangkap makanan. Pharynx pada pada rotifer disebut mastax dengan semacam gigi yang disebut trophi. Bagian tubuhnya ada saluran perncernaan. Ujung bagian tubuh rotifer adalah ekor. Silia berfungsi untuk mengumpulkan makanan dg cara sirkulasi air (biasanya phytoplankton dg ukuran 3-12 micrometer). Corona selanjutnya menangkap dan memasukkan makanan dalam saluran percernaan. Semua rotifer dioecious dan bereproduksi secara seksual. Perkawinan pada rotifer biasanya dengan jalan hypodermic impregnation yaitu sperma masuk melalui dinding tubuh. Satu ekor rotifer mampu berkembang menjadi ribuan rotifer dalam beberapa hari saja, terutama dengan reproduksi parthenogenesis. Rotifera memegang peranan penting dalam rantai makanan pada ekosistem perairan tawar. Rotifera merupakan makanan bagi hewan yang lebih besar yaitu cacing dan crustaceae.
Morfologi:
Bentuk menyerupai piala, kulit terdiri atas hipodermia dan kutikula. Tubuh terbagai menjadi kepala, badan dan kaki/ekor. Pada bagian kepala terdapat enam buah duri. Ujung bagian depan dilengkapi dengan silia yang disebut korona, berfungsi untuk memasukkan makanan. Ukuran bervariasi (tipe S 50-220 micro meter, tipe L 230-400 micro meter).
Sifat Ekologi:
Bersifat euthermal (10-35oC), suhu optimum 22- 30oC. Euryhalin (bisa bertahan hingga salinitas 98 ppt). Salinitas optimum 10-35 ppt. pH optimum 7,5-8. Bersifat non selective filter feeder. Ukuran partikel yang bisa masuk mulut adalah 20 m.
Share:

Postingan Populer

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak



Label

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.